Korupsi & Hedonisme
Banyak orang saat ini meletakkan hakikat kehidupannya pada materi. Mereka terpedaya dan terperangkap oleh godaan materi yang patut diakui sangat luar biasa dalam kehidupan ultra modern saat ini. Percaya atau tidak, hampir semua orang menganggap money is the most important thing in life. Kekuatan uang yang begitu dasyat membawa mereka pada paradigma yang jelas-jelas menjadi mudharat baik bagi mereka sendiri mau pun bagi orang-orang di sekitar mereka.Karena memang nilai atau ukuran kesuksesan seseorang di mata kebanyakan orang lainnya adalah seberapa banyak kepemilikannya atas materi (baca: uang), dan ini akan mempengaruhi kadar penghargaan yang akan didapatnya. Kalau kita punya banyak uang, maka orang lainnya akan melihat kita dengan penuh takzim, namun sebaliknya kalau kantong kita kempes, maka akan mengempes pulalah nilai diri kita di mata mereka. Ya, begitulah hedonisme massive masa kini, yang mulai menggejala di setiap pranata generasi bangsa kita. Sebagian besar manusia hanya menilai sesamanya dari pencapaian harta duniawi, tidak lebih!
Keadaan ini tentu saja harus secara gradual [kalau belum bisa frontal] dieliminir. Harus ada upaya pelurusan pemahaman yang menyesatkan seperti ini, setidaknya diawali dari diri kita sendiri, dan orang2 terdekat di sekitar kita. Karena ini akan berdampak pada pendidikan generasi muda yang salah kaprah. Akan terjadi upaya money-seeking secara tidak bertanggung jawab alias dengan segala upaya. Korupsi akan menjadi jalan pintas yang cenderung dipilih.
Saya menduga ini ada andil terhadap mental korupsi banyak saudara2 kita di persada ini!
Menurut Anda?
*****
By the way, mau tahu mimpiku yg akhir2 ini sering menghantui pikiranku? Inilah mimpiku. Mohon doanya ya.. (Kalau Anda klik gambar ini Anda akan tahu.. ternyata tulisan ini kuambil dari tempat yg sangat rahasia dalam hidupku. Apa itu? Cari tahu sendiri ya.. he..he..)
Sekali lagi mohon doanya ya..
Klik: Tulisan sebelumnya


